Tampilkan postingan dengan label sh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sh. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Oktober 2012

"PERTAMBANGANG MINYAK & KELAPA SAWIT"


PERTAMBANGAN MINYAK DAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT  DI TELUK BINTUNI; "BERKAH ATAU BENCANA?"

Oleh:Yohanes Akwan

Bumi Teluk Bintuni selain memiliki limpahan minyak dan gas alam cair yang segera dieksploitasi, juga terhampar luasan hutan yang luas. Potensi ini bisa dilihat jelas dari ceceran lahan-lahan minyak di atas tanah di kampung Sumuri Distrik Sumuri. Masyarakat sekitar sejak lama telah memanfaatkan hutan adat mereka sebagai tempat berburu dan meramu.  Para investor dalam maupun luar negeri telah lama melirik potensi Minyak dan rencana pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit, terutama di daerah Sumuri yang kandungan Minyaknya menggiurkan untuk dieksploitasi karena memiliki nilai jual yang tinggi. Pada tahun 2008 Lukuk Sumiarso Dirjen Migas Departemen Sumberdaya Energi dan Mineral (ESDM) mengumumkan Kontraktor Kontrak kerja Sama (KKKS) PT Ginting Oil & Gas Ltd yang memenangkan blok Kasuri (Blok Sumuri Untuk 5 sumur Minyak) dengan memberikan bonus tandatangan sebesar 19.000.000 kepada Lukuk Sumiarso. Berdasarkan informasi pemenang tender yang diterima PT Ginting Oil & Gas Ltd,langsung melakukan expansi ke wilayah Teluk Bintuni dengan memulai aktifitas Operasi Sesmick yang dilakukan oleh PT Quis Pada Tahun 2010 untuk mengeksplorasi Minyak Distrik Sumuri. Menejer direktur PT. Ginting Oil Minyak & Gas Ltd Bambang yang bertugas dilokasi proyek saat ini pernah menyatakan telah mengantongi ijin dari Pemerintah Pusat berdasarkan informasi pemenang Tender untuk eksplorasi dan mencari joint investement. Dan untuk Recana explorasi Minyak oleh PT.Ginting Oil saat ini lagi gencar-gencarnya mengembangkan proyek tersebut. Kondisi ini membuat Pada tanggal 29 Maret 2012 Pihak perusahan bersama pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dalam hal ini Kepala Distrik Sumuri telah mengundang sejumlah tokoh adat, tokoh pemuda, dan pemilik hak ulayat untuk melakukan hearing di Balai Kampung terkait rencana explorasi dan Kepemilikan lahan.

READMORE....!!

"LNG TANGGUH - BINTUNI"

TERKAIT KEBERADAAN LNG TANGGUH, PSRM MESTI HARUS DILAKUKAN

Oleh :Yohanes Akwan,SH
BINTUNI -Papua Stakeholde Review Meeting (PSRM) yang sudah tidak digelar untuk mencari masukan-masukan mengenai keberadaan LNG Tangguh dari segenap komponen masyarakat mesti harus dilakukan mengingat pentingnya pertemuan tersebut.
Kita perlu untuk mengetahui sejauh mana kehadiran BP Indonesia Terkait 11 Rekomendasi yang dihasilkan pada pertemuan Stakeholde Review Meeting (PSRM) III yang diselengarakan di Bintuni pada hari Kamis, 8-12-2005 dimana pertemuan tersebut telah mengasilkan Sedikitnya ada 11 permasalahan yang disimpul untuk menjadi bahan kajian dan perhatian dari BP Indonesia, terutama berkaitan dengan perhatian kepada masyarakat. 
Adapun Kesimpulan dan rekomendasi ini berdasarkan masukan-masukan dari tokoh masyarakat, kepala suku, LSM maupun akademisi. Adapun yang menjadi masalah agar serius diperhatikan BP Indonesia dalam proyek LNG Tangguh pada saat itu antara lain rekrutmen ketenaga kerjaan (karyawan), pendidikan dan pelatihan, kesehatan, hubungan BP Indonesia dengan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, migrasi (perpindahan penduduk), pengembangan masyarakat (community development).
READMORE....!!
Loading...