TERKAIT
KEBERADAAN LNG TANGGUH, PSRM MESTI HARUS DILAKUKAN
Oleh
:Yohanes Akwan,SH
BINTUNI -Papua
Stakeholde Review Meeting (PSRM) yang sudah tidak digelar untuk mencari
masukan-masukan mengenai keberadaan LNG Tangguh dari segenap komponen
masyarakat mesti harus dilakukan mengingat pentingnya pertemuan tersebut.
Kita perlu untuk
mengetahui sejauh mana kehadiran BP Indonesia Terkait 11 Rekomendasi yang
dihasilkan pada pertemuan Stakeholde Review Meeting (PSRM) III yang
diselengarakan di Bintuni pada hari Kamis, 8-12-2005 dimana pertemuan tersebut telah
mengasilkan Sedikitnya ada 11 permasalahan yang disimpul untuk menjadi bahan
kajian dan perhatian dari BP Indonesia, terutama berkaitan dengan perhatian
kepada masyarakat.
Adapun Kesimpulan dan rekomendasi ini berdasarkan
masukan-masukan dari tokoh masyarakat, kepala suku, LSM maupun akademisi.
Adapun yang menjadi masalah agar serius diperhatikan BP Indonesia dalam proyek
LNG Tangguh pada saat itu antara lain rekrutmen ketenaga kerjaan (karyawan), pendidikan
dan pelatihan, kesehatan, hubungan BP Indonesia dengan Pemerintah Kabupaten
Teluk Bintuni, migrasi (perpindahan penduduk), pengembangan masyarakat
(community development).