Tampilkan postingan dengan label Perpecahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perpecahan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Oktober 2012

"Revolusi dan Kebangsaan"


PERPECAHAN SUATU GERAKAN REVOLUSI DISEBABKAN PERSAINGAN TRASEHAT & RENDAHNYA PENGETAHUAN KESADARAN BERBANGSA
Oleh: WPapuani

Perasaan Iri, dengki, marah, dan emosional merupakan dinamika sospol berevolusi yang dimana bila situasi tersebut ditempatkan pada posisi yg wajar, akan memberikan dampak positif dan kemajuan suatu gerakan, namun bila sebaliknya seorang revolusioner membentuknya menjadi PEMICU PERPECAHAN, maka cita2 luhur bersama akan terhambatan. Beberapa hal dikemukakan diatas, dapat dipicu oleh perbedaan pendapat&wawasan setiap revolusi. Para revolusioner yang merupakan motivator dan securiti suatu gerakan, akan berbenturan bilamana prinsip2 revolusi itu ditepis&tidak dipahami secara baik karena berujung pada perpecahan pasukan yg mampu menghambat perjuangan.
Contoh kasus dalam perjuangan orang/organ2 rakyat Papua Barat yang bila diamati secara baik, merupakan suatu perjuangan konseptualitas. Bagaimana seorang revolusioner mempertahankan konsep dengan menggandeng setiap massanya. Hal ini cenderung membuka jurang perbedaan didalam berevolusi.
PB yg berada di Exile maupun didalam negeri, budaya duduk carita sesama memberikan pengaruh yg negativ dan disitulah keretakan perjuangan persatuan terjadi. Perjuangan PB tidak hanya berhadapan dengan lawan yang selalu melakukan inviltrasi diberbagai lini gerakan, namun sesama perjuang saling berlawanan arah, merupakan reaksi daripada efek perpecahan PB utk merdeka.

READMORE....!!
Loading...